Andai pagi perhenti mencuri
Kali ini, aku ingin bercerita tentang suatu malam-malam yang biasa. Dimana diriku mulai bercerita tentang harapku, keluhku, atau hanya sekedar ingin melihatmu tertawa atau bercanda bersama.
Jadi malam ini, kebiasaan itu terulang kembali
Dimana kau terdiam ditengah perbincangan kita
Mungkinkah tersenyum malu?
Atau bingung dan berakhir sudah
Dialog kita telah berada di ujung kalimat
Pembicaraan berakhir dengan mengganti hari
Namun yang ingin kupastikan adalah resahku
Namun yang ingin kupastikan adalah resahku
Kepada esok, apakah hal ini akan terulang?
~
Renungku,
Aku mungkin berada pada bab baru kehidupan
Pada cerita yang dilukis oleh cahaya
Suasana indah yang tak tergambar kata
Namun menitih untuk saling mengejar akhir
Aku mungkin berada pada bab baru kehidupan
Pada cerita yang dilukis oleh cahaya
Suasana indah yang tak tergambar kata
Namun menitih untuk saling mengejar akhir
Aku ingin berteriak
Menyudahi permainan waktu yang kita jalani ini
Andai ada kata yang dapat menyakinkanmu tanpa mengusik waktu
Mungkin itulah kata yang selalu ingin ku ucap
Menyudahi permainan waktu yang kita jalani ini
Andai ada kata yang dapat menyakinkanmu tanpa mengusik waktu
Mungkin itulah kata yang selalu ingin ku ucap
Meskipun aku tau,
Aku bukan buku tuk kau baca
Bukan pula pelajaran yang harus kau pahami
Terlebih, aku hanya aku
dan tiada ada hal yang lebih selain itu.
~
Aku bukan buku tuk kau baca
Bukan pula pelajaran yang harus kau pahami
Terlebih, aku hanya aku
dan tiada ada hal yang lebih selain itu.
~
Sebelum pagi mencuri malam,
Aku menyudahi renungku
Aku tau aku tak apa
Hanya saja, khawatir ini terus berbisik
Nikmat tak akan pernah dusta
Aku tau aku takkan bisa menipu nyamanku
Namun waktu membisukanku
Juga banyak hal yang bukan sekedar tawa atau perhatian.
Padamu,
Terimakasih telah mengenalku.
Aku menyudahi renungku
Aku tau aku tak apa
Hanya saja, khawatir ini terus berbisik
Nikmat tak akan pernah dusta
Aku tau aku takkan bisa menipu nyamanku
Namun waktu membisukanku
Juga banyak hal yang bukan sekedar tawa atau perhatian.
Padamu,
Terimakasih telah mengenalku.
Sama-sama
BalasHapusiya emang kamu orangnya wkwk
Hapus