Kau tau
Rintik hujan tak pernah bermaksud 'tuk menemani rintih air mata Ataupun senja, dengan ceritanya yang menyurutkan fajar Karena mereka tau, suka atau duka adalah sama Orang-orang datang dan pergi. Bertemu, mengenal, dan saling menyakiti atau juga mengasihi, namun bukan dengan rumah yang sama. Sengaja atau tidak, inilah kehidupan Mereka berkata kau lemah karena tangis itu Namun mereka juga mengatakan, kau lembut atas tangismu Sampai akhirnya, semua kembali padamu Nestapa ada, karena susah bagimu Bahagia pun datang, karena syukur dan senyummu Jadi, menangislah untukmu Sampai puas hati dan pikiranmu Biarkanlah air mata itu berjatuhan Karena ku yakin kau tahu kapan Waktu 'tuk berhenti merintih. - Menara Tangga, (Originally writed on) 17 Juni 2019 Yahya Arya Putra.