Kepadamu, kemarin

Aku telah sangat sangat mengenalmu

Dari Jatuhmu kemarin, banyak hal kupelajari

Aku sangat ingat dimana segala tentangmu itu

Sesuatu yang sangat dapat membuatku tersenyum bahagia


Salahkah aku, dengan mengenalmu

Mungkin karena kurasa tak lagi banyak hal yang bisa kuberikan padamu

Namun aku tau, rasa sayangku ini bukanlah batasannya


Aku tetap akan bahagia, dengan sedikitnya senyummu

Aku tetap akan tersenyum, dengan gelpanya tangismu

dan Aku akan tetap seperti ini, demi senyummu jua


Wahai nona, aku telah banyak belajar

Sungguh, dirimulah satu-satunya pedih paling sembuh

dirimulah tangis paling bahagia

dan senyata rasa sayangku yang tak pernah semu.


Kepadamu, Hari ini

Kumohon, berjuanlah 

Aku tetap ingin mengenalmu

Tetap ingin berada disampingmu

Namun, aku takkan memberatkanmu 

Maafkan aku.


Tentang ku, yang kali ini berada di palung kebaian

Aku mungkin tak lagi memiliki cahaya yang kusebut perasaan

Mungkinkah gelap, ataukah kah aku telah buta

aku tak lagi mengerti.


Keluhku, yang sangat jelas kurasakan

dari hari-hari yang tak kian berhenti menghunjam

Oh Tuhan, Kutau aku salah

Hanya kepada-Mu lah aku kembali dan Dari-Mu lah ampunanku terwujud


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Egoisme Diri

Sindir Meow